Awal Tahun 2012

TAHUN BARU 2012
Setelah sekian lama tidak posting karena kesibukan dan keterbatasan sarana. Akhirnya aku menyempatkan untuk berbagi cerita, ini juga terinspirasi setelah melihat blog teman-teman kuliah yang tetap eksis menulis berbagai cerita…
Ini cerita di awal Tahun 2012. Pagi yang mendung dan sedikit hujan, aku dan teman-temanku merencanakan akan kumpul-kumpul bukan niat merayakan tahun baru tetapi suprise party karena ada teman berulang tahun di salah satu temanku. Pagi-pagi, aku sudah siap dan sudah berpamitan dengan kedua orang tuaku dengan mengenakan jeans, baju blouse, dan kerudung merah, mengawali awal tahun ini dengan harapan tahun ini semoga lebih baik dari tahun kemarin.
Dengan mengendarai motorku, aku menjemput temanku Nia, Nia sudah siap di rumah dengan berbagai barang yang sudah dipersiapkan. Dari jagung, ikan, saus, pempek, kemplang, cuka *niat banget buat acara makan-makan.. šŸ™‚
Aku dan Nia berpamitan dengan kedua orang tua nia menuju rumah uni. Di rumah uni sudah ada yusman, saudaranya, dan anak. Tidak terlalu lama sendi datang.. akhirnya kami memutuskan pergi, karena perjalanan yang cukup jauh dan ditakutkan hujan, kami berlanjut ke rumah fredi. Aku membonceng Uni, Fredi membonceng Nia, Sendi sendiri dengan motornya, yusman membonceng saudara dan anaknya. Perjalanan dimulai dari pagar alam ke kab lahat kec. Jarai… kompoi nih…
Kami sempat mampir ke SPBU membeli bensin, sepanjang perjalanan, banyak mobil, motor dan bis, sepertinya mereka merayakan pergantian tahun dengan jalan-jalan bersama keluarga dan teman.. seperti kami.. kurang lebih perjalanan selama setengah jam, dan akhirnya kami tiba di suhex house..
Ok acara di mulai…
Di rumahnya, suhex sudah menunggu, kami masuk dan bertemu dengan orang tuanya, duduk sebentar di ruang tamu, dan acara di mulai. Si cewek2 sibuk di dapur iris-iris bawang, potong-potong kubis, menyiapkan bumbu ikan.. sedangkan cowok2 sibuk di belakang, bakar jagung dan ikan.. tak lama kami kedatangan pasangan buat tenaga baru panji dan vera, dan elpan dan girlfriend…
Masak-masak dimulai, membuat jagung bakar, ikan bakar, dan mie tumis… nyam.. nyam..
Pas banget udara dingin, makan yang anget2…
Setelah makan-makan, dilanjutkan dengan sesi pemotretan.. Klik.. klik..

Setelah makan-makan, kami beres-beres, bersihin dapur, dan cuci piring.. secara numpang di rumah orang, habis diberantakain harus di beresin lagi ketempat semula…
Kemudian.. Suprise party di mulai..
Acara lempar tepung dan telur.. (sayang ya.. padahal bisa buat bakwan tuh.. hehe..)
Tp ada yang melarikan diri, sampe manjat takut ditimpuk.. ujung-ujungnya pasrah juga buat di timpuk…
Sampe diceburin ke kolam..
Terlalu asik duduk, aku tidak melihat posisiku kurisku miring , aku malah ke jungkel.. alhasil beret tangan sebelah kiriku…
Tak terasa sudah jam 4 sore, waktunya untuk pulang.. terima kasih teman2, kapan-kapan kita kumpul lagi, terima kasih kepada suhex yang telah menyediakan kami buat ngerecokin rumahnya…

Maen ke rumah temen…

Kemarin, aku pergi ke rumah temenku di bekasi. Hanya bermodalkan nekad, uang di dompet, Hp, dan semangat, Aku dan temanku wina pergi kesana. Ini bukanlah pertama kali pergi ke daerah orang hanya mengandalkan petunjuk dari temanku dari BS naik bis ke cikarang trs turun di tol cibitung trs dari sana naek ojek ke Pasar setu.. hanya itu info nya..

Setelah hampir 3 jam perjalanan akhirnya nyampe di rumah temenku.. oh Bekasi alangkah panas dan berdebu.. Sesampai disana, kita ngobrol2 trs main ama anaknya yang lucu.. Aku, Wina, dan temanku (Ice) adalah teman dari SMA. Dan antara aku dan Ice masih memiliki hubungan kekerabatan. Setelah lulus SMA, Aku dan Wina melanjutkan Kuliah di IPB, sedangkan temanku Ice karena terbentuk biaya tidak bisa melanjutkan Sekolah. Kemudian Dia merantau ke Jakarta, Dia bekerja di Pabrik. Setelah itu ia menikah, dan sekarang menetap di Bekasi.

lucu n ngegemesin
lucu n ngegemesin

Dia memiliki seorang putra, panggilannya Noval. Anaknya baru berumur 7 bulan tapi beratnya 9 Kg. Pipinya tembem banget.. tapi sayang noval susah banget ketawanya. Aku senang lihat temanku bahagia, semoga anaknya pintar, dan bisa menjadi anak yang soleh.

Aku dan Wina setelah shalat asar langsung pulang ke bogor. Melihat Ice dan anaknya berdiri di depan pintu dan melambaikan tangan. Aku sedih sekali, kapan kami bisa kumpul-kumpul lagi dan bercerita..

Makassar_Tana Toraja

Selama praktek di sebuah lembaga survei membawaku mendatangi beberapa kota besar di Indonesia. Setelah kemaren pergi ke pekan baru kali ini aku ditugasi ke Makassar. Ini pertama kali, diriku menginjakkan kaki di Sulawesi. Sebuah perjalanan baru dimulai… Kota makassar merupakan kota dengan jumlah penduduk yang cukup padat dan cukup panas mungkin karena berdekatan dengan pinggir pantai.

Perjalanan ini membawaku pertama kali ke menginap di sebuah hotel di Panakukang. Setelah beristirahat, keesokan harinya aku mulai melaksanakan tugasku. Aku ditugaskan untuk witness di beberapa daerah di Sulawesi selatan, yaitu Pinrang, Sinjai, Kabupaten Wajo, dan Luwu Utara. Dari beberapa desa di kabupaten tersebut hanya 2 yang bisa didatangi dan hanya satu daerah yang dilakukan Witness. Saat pulang menuju kota Makasar, Kami menyempatkan diri mampir di Pinggir pantai. Ramai sekali… Dan Dari tepi pantai, kita bisa melihat Pulau Buaya…

Keesokan harinya aku hanya di rumah saja, sesuatu yang sangat membosankan..berpikir otakku, gimana klu aku pergi ke Tana Toraja?? Setelah berdiskusi dengan Mb Netti dan Mas komar. Akhirnya Aku memutuskan mau pergi ke Toraja. Malam itu, setelah melihat semua data terkumpul, Aku dan Mb Netty pergi ke Toraja. Kita naik bus, Perjalanan dari kota Makassar ke Toraja sekitar 8 jam. Di Toraja, Kita bertemu Mas Alex dan Mas Sandy. Mas Alex adalah teman akrab Mas Komar. Orangnya kocak abiz..dan keren banget bawa mobilnya kayak di lapangan sircuit… hahahaha

Dinding-dinding Gunung
Dinding-dinding Gunung

Mas Alex asli keturunan Toraja namun sekarang tinggal di Palopo. Mas Alex mengajak Aku dan Mb Netti berkeliling Toraja. Perjalanan pertama ke kampung Tongkoanan, rumah Adat masyarakat Toraja. Di salah satu rumah, kami melihat seorang perempuan yang sudah sangat tua. Beliau menyuruh kami untuk masuk ke dalam rumahnya. Namun Rumahnya terkunci, kami tidak bisa masuk ke dalam. Kami hanya melihat dari Luar saja… Tidak jauh dari perkampungan tongkonan, terdapat dinding-dinding gunung. Disana diletakkan jenazah-jenazah warga yang telah meninggal. Semakin tinggi letak jenazah ditempatkan maka menunjukkan kedudukannya di dalam masyarakat. Dan biasanya diletakkan perkelompok. Menunjukkan adanya hubungan keluarga. Kemudian Kami melanjutkan perjalanan ke tempat pemakaman selanjutnya. Setelah ke dinding-dinding gunung, kami ke dalam Gua. Selain di dinding gunung, Gua juga di jadikan sebagai tempat makam. Merangkak dalam Goa sekitar 25 meter.. hanya dengan lambu petromax… sebuah pengalaman yang tidak bisa terlupakan.

Kolam penuh mistis
Kolam penuh mistis

Melihat Kolam dangan ikan belut Raksasa. Namun saat kesana, kami tidak dapat melihat ikan belut raksasa karena dia sedang bersembunyi. Kami hanya melihat Anaknya saja. Dari atas terlihat Kolam ini sangatlah dangkal namun menurut cerita tidak ada seorang pun yang dapat menyentuh kolam ini. Airnya sangat jernih, sungguh indah…namun begitu menyimpang misteri.. setelah melihat ikan belut, kamudian melanjutkan perjalanan ke pemandian air panas. Setelah mandi, kemudian kami menuju tempat tertinggi di Tana Toraja yaitu Tomonga.

Batu Tomonga
Batu Tomonga

Mengunjungi batu Tomonga artinya dalah batu yang mengarah ke awan. Dari tempat ini kita bisa melihat banyaknya batuan vulkanik yang bermunculan dari hamparan sawah. Dan beberapa batu raksasa yang menjadi Goa. Benar-benar pemandangan yang indah dan menjadikan Tana Toraja terlihat subur dan hijau. Untuk menjelajahi semua semua keindahan di Toraja tidak lah cukup hanya satu hari. Karena Keindahannya yang begitu indah.. Semoga Allah memberiku kesempatan untuk menikmati keindahan ini lagi. Amiin…

Pekan baru_Lubuk Jambi_Rupat

Aku dan temanku sedang praktek lapang di sebuah lembaga survei. Praktek lapang dimulai tanggal 16 Februari 2009.Ā  Setiap hari aku dan temanku pergi ke kantor dengan berjalan kaki dan sesekali kami naik ojek. Pada satu bulan pertama belum ada kegiatan survei di sana. Setiap harinya kita belajar buat laporan, belajar statpac, ngobrol sama kakak kelas, dan ngenet. Namu keadaan itu berubah, pada tanggal 16- 22 maret ada survei nasonal disana. Tanggal 16 Maret 2009, kitaĀ  lembur menyiapkan semua instrument survei… wow seru..

Beberapa hari setelah semua pengiriman instrument tepatnya hari rabu, tiba-tiba Pak Darma salah satu atasanku mengatakan kamu pergi spotcheck ke riau. waw kaget, bingung, bahagia, semuanya campur aduk jadi satu.. dan temanku juga pergi ke Makasar, Sulawesi Selatan. Keesokan harinya kita sudah packing semua pakaian namun Pak Darma belum memberikan instruksi kepada kita tentang apa yang harus kita lakukan disana. Kamis sore Pak Darma melakukan briefing kepada aku, temanku, mas boy, dan mas krisna. Apa yang harus kita lakukan disana… Hari itu juga tiket dipesan, dan Jumat Pagi kita berangkat…

Hari I : Keberangkatan ke Riau

Aku dan temanku berangkat sangat pagi, karena ini pertama kali pergi ke bandara. kita khawatir jika terlambat.. Malam sebelum keberangkatan ke Riau, Aku sangat gelisah, tidak bisa tidur, karena ini pengalaman pertama aku naik pesawat, mana sendirian, bingung nantinya disana aku bertemu siapa walau sebelumnya telah menelpon mas Riki, dia adalah area coordinator Riau dan Kepri. Aku tetepĀ  tidak bisa menikmati tidurku. Pesawat yang kunaiki adalah Lion air jurusan pekan baru pukul 09. 15 sedangkan temanku naik pesawat Lion air jurusan makasar Pukul 08. 25. Karena kita datang terlalu pagi, kita sempat ngobrol, foto2 sebelum keberangkatan. Ani naik pesawat terlebih dahulu sehingga aku harus menunggu dahulu. Tiba-tiba terdengar suara bahwa pintu jurusan jakarta-pekan baru telah dibuka dan penumpang dipersilakan masuk ke pesawat.. aku lihat kiri, lihat kanan, kuperhatikan seksama apa saja yang mereka lakukan. hehehhehe

Didalam pesawat, aku merasa telingaku sedikit sakit mungkin disebabkan oleh tekanan suara dan sebagainya. Selama di pesawat aku melihat keluar, untungnya aku duduk disisi paling ujung deket jendela sehingga ku bisa melihat keluar.. awan tipis dan laut yang luas…Setelah perjalanan 2 jam, akhirnya aku samapi juga di Pekan baru. Saat pertama kali keluar dari pesawat, satu kata untuk menunjukkan kota Pekan Baru adalah “Panas”..

baru nyampe di pekan baru
baru nyampe di pekan baru

Panas sekali dan gersang.. Tidak begitu lama menunggu, akhirnya mas riki datang menjemputku dan mengajakku tempat adiknya. Ternyata di Pekan Baru, Kebanyakan surveyornya adalah mahasiswa dari Unri (Universitas Riau). Setelah beristirahat dan makan siang, sekitar jam 3 sore aku melanjutkan perjalananku ke Kuantan Singingi. Sebuah Kabupaten dengan nama kota kabupatennye teluk kuantan. Perjalanan kesana sekitar 4 jam melalui tikungan-tikungan yang cukup tajam, dan sepanjang jalan yang bisa kita lihat adalah kebun karet dan kelapa sawit. Hal yang tak kusukai adalah bau karetnya yang sangat busuk, jadi bikin muntah…

Selama perjalanan hanya sendiri, karena penumpang dalam mobil itu hanya diriku.. rasa takutpun menyelimuti, pikiranku udah hal-hal buruk saja, namun bapaknya sangat baik. Dia mengajakku mengobrol, sehingga perjalanan menjadi tak bosan. Mendekati kota teluk Kuantan, Hujan sangat lebat, dan mati lampu.. waw bingung pun bertambah, aku tidak tahu siapa yang akan kutemui disana.

Alhamdulillah Allah selalu menemani jalanku, aku mendapatkan teman yang baik disana. Aku bertemu Nandra, Ijep, dan Dian. Nandra dan Ijep adalah surveyor daerah yang akan ku spotcheck dan mereka juga mahasiswa tingkat akhir di Unri. Sedangkan Dian adalah temen Ijep di SMA. Aku bertandang di rumah Ijep. Dari tempat pemberhentian mobil ke rumah Ijep cukup jauh, kita harus menyebrang sungai mengunakan compang, trs naik motor.

di desa tmpat Ijep tinggal
di desa tmpat Ijep tinggal

Daerah tempatĀ  Ijep tinggal namanya Gunung Toar, disana listrik belum ada namun masyarakat disana mengunakan mesin diesel untuk menyalakan lampu di malam hari. Masyarakat disana kebanyakan adalah penadah karet, namun karena harga karet yang murah maka mereka mendulang emas di sungai. Jika mereka mendulang emas, pagi-pagi sekitar jam 8 pagi dan pulang jam 4 sore. Mereka harus mendulang emas dengan sabar, dibawah panasnya terik sinar matahari. Tapi demi kehidupan keluarga, semuanya mereka lakukan dengan senang hati…Malam tidurku sangat nyenyak, karena perjalanan yang jauh, dan hujan yang rintik membuat suhu semakin dingin.

Hari II : Spotcheck ke Desa Lubuk Jambi

Keesokan harinya, Aku, Ijep, Nandra, dan Dian pergi ke daerah spotcheck di desa Lubuk Jambi. Lokasi itu tidak jauh dari rumah tidak Jauh hanya setengah jam saja. Aku naik motor bareng Dian, sedangkan Ijep dan Nandra dengan motor gedenya. Kami mencari responden-responden yang telah diwawancarai. Namun ada yang masih kerja, ada yang tidak mau ditanyai, dan lain-lain. mungkin karena pertanyaan yang cukup banyak, membuat mereka menjadi bosan.. namun ada yang sangat welcome kepada ku.. Setelah hampir 2 jam keliling pasar tinggal 2 responden yang belum bisa ditemui. Akhirnya kita putuskan untuk beristirahat, dan makan siang. Kemudian kita makan siang di Air terjun Guruh Gemurai..waw segernya.. Namun kita tidak lama disana karena jam 3, kita sudah harus pulang ke Pekan baru.

air terjun guruh gemurai
air terjun guruh gemurai

Pulang dari air terjun, kita coba menemui dua responden yang belum wawancarai, Alhamdulillah mereka sudah pulang kerja. Setelah selesai mewawancarai, kami segera pulang ke rumah terus shalat dan berangkat lagi pulang ke Pekan Baru. Aku, Ijep, dan Nandra sampai di kosan Nandra dan Ijep jam 8 malem. Sesampai di Pekan Baru, Aku langsung menelpon mas Riki, untuk mengabarkan bahwa Aku sudah melakukan spotcheck ke Lubuk Jambi. dan besok, Aku mau berangkat ke Dumai. Aku mengajak mas Riki untuk menemani ku kesana namun dia tidak bisa. Akhirnya
aku mengajak Ijep untuk menemani kukesana, dan Ijep pu mau. Alhamdulillah kami sampai dengan selamat..

Hari III : Berangkat ke Dumai

Pagi-pagi aku sudah bangun, kemudian mandi karena mobil yang berangkat ke dumai, akan menjemput pukul 8 pagi. Namun karena tidak ada penumpang maka keberangkatan ditunda sampai pukul 10 pagi. Pukul 10, Mobil yang jemput kami datang sangat ontime, Aku dan Ijep pergi ke Dumai. Nandra tidak dapat menemani karena ada kesibukan lain. Perjalanan antara Pekan Baru-Dumai sekitar 5 jam namun karena mobil yang kita menaiki menjemput penumpang terlebih dahulu maka kita baru tiba di Dumai jam 4 sore. Karena hari sudah terlalu sore, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan keesokan harinya. Ijep mengajak aku untuk menginap di rumah kerabatnya. Aku pun setuju..

Karena rumah kerabatnya Ijep sangat dekat dengan Ramayana, setelah makan malam kami menyempatkan untuk membeli makanan kecil buat besok. Setelah selesai berbelanja, kita pulang kerumah untuk istirahat..semangat…

Hari IV : Spotcheck ke Rupat

Pagi-pagi, Aku dan Ijep sudah bangun karena kami memutuskan hari ini juga pulang ke Pekan Baru. Pukul 7 pagi, Datuk telah mengantar kami ke pelabuhan TPU. Setelah menunggu sekitar setengah jam akhirnya kapalnya berangkat. Speedboat yang berkapasitas 7-8 orang, waw keren…

pelabuhan batu panjang
pelabuhan batu panjang

Pelabuhan TPU-Pelabuhan Batu Panjang ditempuh selama satu jam. Setelah satu jam lamanya, akhirnya kami sampai di pelabuhan Batu Panjang Kecamatan Rupat. Dari Pelabuhan, perlu 1 jam untuk sampe ke desa sukaharjo, dan kendaraan kesana hanya ada motor. waw..keren..mana jalan yang sempit dan berdebu. Sesampai disana, dibantu PakĀ  Ojek yang mengantar kami dan para warga akhirnya dalam waktu 2,5 jam semua responden sudah diwawancarai. Setelah selesai mewawancarai responden, kami segera kembali lagi ke pelabuhan batu Panjang. Sampai di Pelabuhan, Kami istirahat sejenak, kemudian kami langsung naik perahu kembali ke pelabuhan TPU. waw panas banget, wajahku kebakar…

Sampai di Pelabuhan TPU sekitar jam 3 sore, kemudian Kami kembali kerumah saudara Ijep untuk shalat asar dan mengambil barang yang tertinggal. Jam 5 sore bis ke Pekan Baru telah menjemput. Setelah berpamitan, kami langsung naik mobil.. Jam 11 malam, kami sampai di kosan kembali.. Hari itu adalah hari yang sangat melelahkan..

Hari V : Hari kepulangan

Hari itu aku paulang ke jakarta naik pesawat lion air pukul 2 siang. Pagi-pagi, aku sudah bangun, kemudian srapan nasi goreng buatan Nandra terus membereskan semua barang-barangku. Pukul 10 pagi, Aku menyempatkan membeli makanan buat oleh-oleh di Pasar Bawah. Disana aku merasa de Javu, pernah mengalami hal itu sebelumnya..sebelum ke bandara, kami menyempatkan makan dulu…laper euy..

Pukul 1 siang, Aku sudah di Bandara. Ijep, Nandra, dan Dedet mengantraku ke bandara. Rasanya berat meninggalkan mereka. Senang banget bisa berjumpa mereka. Singkat namun berkesan. Terima kasih ya teman.. semoga kita bisa menjadi teman baik…

Jam 4 sore, aku tiba di jakarta lagi…

Alhamdulillah sampe juga..

“TUNGGU CERITAKU SELANJUTNYA”

Walau Lembur tapi tetep have fun

Lembur, kayak udah kerja aja…walau kita lagi Praktek lapang tapi ga apa lah..sebagai latihan kalau kita udah bener-bener kerja.. Hal yang penting yangĀ  adalah tanggung jawab dan jadi akrab dengan senior…

Demi menyelesaikan tugas kita harus rela begadang sampe ga tidur seharian..

Di kantorku lagi ada mengadakan survey, seharusnya kuesioner-kuesioner sudah harus sampai di semua daerah sehari sebelumnya namun karena ada kesalahan maka semuanya tertunda..demi mengejar target sang big bozz harus ga pulang 2 hari ke rumah. waduh kasihan banget keluarganya..

Kerja baru dimulai jam 10 malem karena harus menunggu kuesioner dari percetakan. Sang big bozz bilang ga akan sampe lembur karena cuma ngepak2 aja trs masukin ke kardus. Tapi setelah melihat nomor kuesioner yang tidak terurutan..bener raut wajah sang big bozz berubah.. kita harus mengurukan kuesioner2 tersebut dari 1-2500.

dan ditambah kuesionernya belum terkumpul semua..wah bener malam yang panjang.. baru selesai megurutkan kuesioner jam 3 pagi..

Lihat wajah2 kita yang kumel and dekil..hehehehehe..

Akhirnya pekerjaan selesai juga…

capek euy…

tapi seru..seru…

Kegiatan Praktek Lapang

Kegiatan PL Minggu 1

Hari 1 : Perkenalan dengan lingkungan sekitar, dan belajar PSU (Primary Sampling Unit)

Hari 2 : Mencari daerah pemekaran daerah

Hari 3 : Belajar buat Laporan, deskripsi data pake SPSS

Hari 4 : Mencari daerah pemekaran daerah papua

Hari 5 : Mencari pemekaran daerah, dan mengentry data sensus 2000

Kegiatan PL Minggu 2

Hari 1 : Melanjutkan pengentrian data sensus 2000

Hari 2 : entri data dan analisis data

Hari 3 : Belajar statpack

Hari 4 : membuat kode excel untuk daerah Lampung dan Kaltim

Hari 5 : Free day (chat, email, dan facebook)

kegiatan PL Minggu 3

Hari 1 : Pembuatan template SPSS

Hari 2 : Mencari bahan tentang error

Hari 3 : template statpack

Hari 4 : workshop survey dan quick qount

Hari 5 : Mencari pemekaran daerah lagi..

kegiatan PL Minggu 4

Hari 1 : Libur

Hari 2 : template statpack daerah Kaltim

Hari 3 : template statpcak daerah DKI Jakarta

Hari 4 : memperbaiki template statpack,

Hari 5 : Bantuin persiapan buat survey, dan kedatangan pak Ayi

Masih ada 3 minggu lagi..dan sepertinya akan di perpanjang..

semangat…

u can do it…

Hari Pertama PL, 16 Februari 2009

Senin, 16 Februari 2009 hari ini PL pertamaku. Pagi-pagi aku sudah bangun, sebelum berangkat ke LSI Aku dan Yani membersihkan Kamar Mandi. Waduh kotor banget kayak udah lama ga dibersihin.. Setelah bersih-bersih kita mandi terus berangkat kerja…

Pake baju rapi, terus sarapan pagi minum susu dan sedikit makanan kecil. Jam sudah menunjukkan jam 08.50 menit wow.. tinggal sepuluh menit lagi.. mana harus jalan kaki pake sepatu yang lumayan tinggi..di tengah jalan aku kesakitan karena kakiku lecet.. dasar wong deso ga pernah pake high hills jadinya lecet sana lecet sini.. pengen nangis rasanya.. Kita memasuki kompleks perumahan bukit gading mediterania, semua mata tertuju ke pada Aku dan Yani. dengan berjalan tertatih..tatih menahan perihnya luka..

terbesit dalam pikiran besok ga mau pake high hills, sakit.. hampir 30 menit berjalan akhirnya sampai juga di LSI. Jam sudah menunjukkan pukul 09.20 WIB ternyata kita sudah sangat telat. kemudian kita buru-buru masuk keruangan.. belum ada siapa-siapa hanya ada office boy aja.. dan Kak rio. Kak Rio juga hari pertama kerja di LSI. Kak Rio mengantikan Kak Sopan. Setelah berbincang-bincang cukup lama kemudian kita menemui Ibu Ika. Ibu Ika berkerja di divisi HRD. Setelah hampir 2 jam menunggu akhirnya kita bertemu dengan Ibu Ika. Beliau menjelaskan mengenai apa saja yang harus kami patuhi di perusahaan ini, mulai dari jam masuk kantor, cara berpakaian, absen, dan sebagainya..

Setelah berbincang-bincang dengan Ibu Ika, kita kembali keruangan Mb ratih. Kemudian Mb Ratih mengajarkan pengambilan jumlah sampling pake excel. trs makan siang..euh enaknya.. pas banget lagi laper..

Hari pertama masih bingung mau melakukan apa, semoga besok lebih baik..

Semangat…